BERITADAERAHEKONOMI

Yang Beda di Arah Selatan Coffee, Ngopi Friendly Hingga Salurkan Hobby

Arah selatan coffee ini cukup unik dari coffee shop yang lain. Sesuai dengan visi-misi yang dibangun, arah selatan coffee juga bisa menjadi wadah bagi anak-anak muda kreatif di Banda Aceh.

Aceh dan Kopi memang satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Jadi tak heran jika disetiap sudut kota di provinsi dengan julukan negeri serambi mekkah ini terdapat berbagai jenis warung kopi.

Di banda aceh sendiri, warung kopi dengan style modern atau kerap dikenal sebagai coffeeshop juga tak kalah pamornya dari warung kopi tradisional. Bahkan saat ini, kopi yang disuguhkan pun juga beragam jenis dan metode pembuatannya yang bisa menambah pilihan bagi penikmat kopi.

Salah satunya ialah coffeeshop yang terletak di persimpangan Jambo Tape, Beurawe, yang bernama Arah Selatan Coffee & Roastery.

Berawal dari sang founder, Agam, yang merantau ke luar daerah provinsi Aceh dan menemukan banyak sekali jenis coffee shop disana. Kemudian balik lagi ke Banda Aceh, disaat itu ia mulai tertarik untuk membuka coffee shop di Banda Aceh.

“Awalnya buka dulu tahun 2019, pertama kali buka di daerah Kampung Keuramat. Kemudian beberapa saat setelah itu, Arah selatan pindah ke simpang Jambo Tape, hingga saat ini,” Jelas Fatiya (24 tahun), CEO 2 Arah Selatan Coffe Shop, Selasa (15/8/2023).

Lebih lanjut Fatiya menjabarkan, Arah selatan coffee ini cukup unik dari coffee shop yang lain. Sesuai dengan visi-misi yang dibangun, arah selatan coffee juga bisa menjadi wadah bagi anak-anak muda kreatif di Banda Aceh.

“Jadi kita sering ngadain acara-acara yang memang berfokus untuk anak-anak muda kreatif. Selain itu juga banyak pelanggan yang datang dan ternyata punya kepandaian. Seperti ada juga temen yang bisa nge-henna kemudian disini dia nge-painting, terus bertemu teman-teman baru,” ungkapnya.

Kemudian, selain hubungan sesama pelanggan yang akrab karena diberikan wadah tersebut. Fatiya menambahkan, para barista juga berusaha membangun keakraban dengan para pelanggan yang hadir di Arah Selatan Coffe ini.

“Disini tidak terlalu formal, jadi kita dari tim pun kepada pelanggan sangat friendly. Bahkan pelanggan yang ingin melihat proses pembuatan kopinya juga boleh. Intinya bagaimana suasana ngopi sambil berkarya dan menemukan teman-teman baru itulah yang ingin dibangun,” ungkapnya.

Dengan begitu, Fatiya juga berharap agar Arah selatan coffee lebih dikenal lagi terutama bagi anak-anak muda kreatif Banda Aceh. Meski tak dapat ditampikkan, yang menjadi tantangan terbesar saat ini ialah karena maraknya coffee shop di Banda Aceh. Dengan begitu lebih banyak saingan.

Untuk mensiasati hal tersebut, selain tetap membangun visi-misi yang ada, arah selatan coffee juga selalu mencoba membuat inovasi-inovasi baru agar terus menarik minat pelanggan.

Saat ini, terdapat beberapa menu terbaik yang ada di Arah Selatan Coffeshop diantaranya, manual brew atau kopi yang dibuat secara manual dari biji kopi menggunakan beberapa teknik khusus. Kemudian juga  beberapa menu lainnya yang dibandrol dari harga Rp. 15 ribu hingga Rp. 22 ribu.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Oops ! Mohon Maaf Anda Tidak Bisa Meng-Copy Paste Contes di Situs Kami !