BERITADAERAH

MaTA : Harapan Baru Untuk Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Achmad Kartiko, S. I. K., M. H, Dalam Penyelesaian Kasus Tipikor

Banda Aceh – Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) menaruh harapan besar kepada Kapolda Aceh yang baru, untuk dapat menyelesaikan kasus korupsi yang belum terselesaikan secara hukum selama ini. ada kasus dengan status mangkrak artinya tidak terselesaikan secara utuh sehingga kepastian hukum tidak berjalan.

Koordinator MaTA Alfian menjelaskan, bahwa ada kasus korupsi yang itu kuat terjadi di kalangan politisi di aceh juga tidak terselesaikan secara utuh seperti kasus beasiswa dan pengadaan westafel saat pandemi covid-19. bagi kami, bapak Irjen Achmad Kartiko menjadi harapan baru untuk menyelesaikan kasus korupsi dan ini juga menjadi kepercayaan publik aceh kepada kapolda.

tentunya ada kasus korupsi sudah tiga kapolda berganti tidak terselesaikan dan ini menjadi permohonan publik aceh untuk bisa bapak selesaikan secara utuh. tindakan atas korupsi perlu adanya kepastian hukum sehingga kepercayaan publik atas kinerja kepolisian makin kuat, ungkapnya.

Lebih lanjut Alfian menambahkan, bahwa dalam catatan kami, ada kasus korupsi mangkrak yang itu butuh perhatian Kapolda baru, seperti kasus korupsi,

  1. kasus beasiswa, kasus korupsi tersebut sudah tiga kapolda belum terungkap aktornya secara hukum.
  2. kasus Nalan Bireun, pembangunan saluran penanggulangan banjir yang belum ada kejelasan, dimana BPKP melakukan audit kerugaian atas permintaan penyidik.
  3. kasus Irigasi Kutamakmur, pembangunan penanggulangan saluran banjir. kasus ini sempat di tangani oleh Kejari Aceh utara dan terhenti tampa ada alasan hukum. kemudian diambil alih oleh Polda yang juga belum ada kejelasan. saat ini BPKP sedang melakukan audit kerugian atas permintaam penyidik.
  4. Kasus Wastafel, pengadaan wastafel dalam rangka pencegahan covid-19 yang sampai saat ini belum tersentuh aktor pelaku. padahal kerugian negara jelas terjadi berdasarkan audit BPKP Aceh.
  5. Kasus Roboh Rs Takengon, sudah ada 5 tersangka. akan tetapi penyelesaian kasus secara utuh menjadi penting. sehingga semua yang terlibat wajib di tetap tersangka dan ditahan.
  6. Kasus Gedung BMCC Bener Meriah, belum ada kejelasan atas lidik atau perkembangan dalam kasus yang dimaksud sehingga perlu atensi serius untuk adanya kepastian hukum.
  7. Kasus Jalan Origon Takengon
    juga belum ada kejelasan atas lidik yang dilakukan, publik berharap ada kejelasan atas perkembangan tersebut.
  8. Kasus Rs. Yaluddin Away Tapaktuan
    penyelesaian kasus ini perlu menjadi perhatian serius, sehingga dapat memberi kepastian dalam pengusutannya.
  9. Kasus pengadaan Bebek Aceh Tenggara
    dalam kasus ini, penyelesaian hukum atas konsultan pengawas belum tuntas dan ini perlu ada kepastian.
  10. Pembangunan jalan di Kabupaten Seumelu
    juga belum ada kepastian sehingga penyelidikan yang sudah berlangsung dapat di tingkatkan ke penyidikan.
  11. Kasus pengadaan sapi Bali
    Penanganan kasus ini menjadi tanda tanya publik. kenapa sampai sekarang berkas lidik atas Pokja dan PA tidak dilimpahkan padahal sudah ditetapkan tersangka dan kasus ini menjadi atensi publik.

Saat ini kami memiliki harapan besar terhadap Kapolda yang baru untuk menyelesaikan kasus korupsi yang sedang di tangani oleh Kepolisian Aceh sebelumnya dan publik menilai belum selesai secara hukum, selain itu juga ada dibawah ini semua kasus di tangani oleh penyidik Polda Aceh.

  1. Kasus pengadaan Sapi di Kota Lhoksemawe,
  2. kemudian kasus pembangunan pemasangan batu di tebing jalan Balohan Sabang,
  3. Selanjunya kasus pembangunan embung di aceh besar,
  4. Kasus pengadaan tanah pasar di aceh tenggara,
  5. Kasus proyek SPAM – IKK air bersih Aceh Tenggara,
  6. Kasus proyek pembagunan bronjong tepi sugai paska banjir bandang.
  7. Kasus Rumah singgah untuk Ibu melahirkan juga di Aceh tenggara.
  8. Kasus proyek fiktif dan kebobolan kas di kota Subulussalam.

Oleh karna itu, MaTA memiliki harapan Polda Aceh Yang baru untuk dapat memprioritaskan penyelesaian kasus korupsi tersebut sehingga ada kepastian hukum dan kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian di aceh dapat terjaga selalu, pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Oops ! Mohon Maaf Anda Tidak Bisa Meng-Copy Paste Contes di Situs Kami !